Nasi goreng telur standar
Acuan headline berupa satu porsi nasi goreng panas yang dimasak setelah pesanan, menggunakan nasi, bumbu dasar, sayuran, minyak, dan satu telur. Harga ini belum mencakup topping tambahan dan belum merupakan harga pasar terverifikasi. Porsi, resep, dan yield perlu ditetapkan melalui penimbangan internal.
Rincian Biaya per porsi nasi goreng
Nasi matang
1 porsi
Telur ayam
1 pcs
Sayuran dan pelengkap
1 porsi
Bumbu dasar
1 porsi
Minyak goreng
1 porsi
Bahan bakar gas
1 porsi
Kemasan bawa pulang
1 pcs
Sendok, tisu, dan pelengkap kemasan
1 porsi
Susut bahan dan kesalahan pesanan
1 porsi
Di Indonesia sering terjadi salah paham antara Margin dan Markup:
- Margin 46.67% dihitung dari harga jual:
Harga = HPP ÷ (1 − 46.67%) - Jika dihitung dari modal HPP (konsep markup), nilai ini setara dengan menaikkan harga sebesar +87% dari HPP (1.9x modal HPP).
Asumsi Tambahan
Lengkapi biaya operasional per unit dan harga pasar sebagai pembanding khusus simulasi HPP ini.
Hasil Perhitungan
Resep di atas adalah takaran teoretis. Sediakan toleransi susut bahan baku 5%–10% (es mencair, tumpah, bahan sisa basi), serta pastikan komponen biaya sudah mencakup kemasan take-away (kantong kresek, sedotan, cup sealer film, dan tisu).
Harga rekomendasi di atas adalah untuk penjualan offline/langsung. Jika menjual via aplikasi ojek online (potongan komisi merchant 20%+), naikkan harga jual di aplikasi sebesar 20%–25% agar margin keuntungan bersih tidak terpotong.